Tautan disalin ✓
Dobeon Agentic Operations / FAQ & Glosarium
Cetak
Dobeon Agentic Operations

FAQ & Glosarium

Jawaban jujur atas keberatan umum, dan glosarium istilah — agar pimpinan & tim non-teknis bisa ikut percakapan dengan percaya diri.

Pertanyaan & keberatan umum

Q1. Apakah ini menggantikan karyawan kami?

Tujuannya augmentation, bukan PHK massal. Agent mengambil pekerjaan repetitif; manusia naik ke judgement, relasi, dan pengawasan agent. Perubahan tenaga kerja dikelola lewat reskilling & redeployment (lihat Operating Model).

Q2. Bagaimana jika agent membuat kesalahan?

Desain mencegah dampak: aksi ireversibel selalu butuh approval manusia (HITL), ada batas nilai, 3-way match, kill-switch, dan jejak audit. Mulai semua use case di L2 (approve dulu); naik level hanya dengan bukti akurasi.

Q3. Apakah data kami aman?

Ya, by design: least-privilege, enkripsi, redaksi PII, isolasi per-tenant, audit akses, dan opsi self-host untuk data sensitif. Lihat Keamanan & Tata Kelola.

Q4. Apa bedanya dengan RPA atau chatbot?

RPA = rekam-ulang langkah kaku (patah saat UI berubah). Chatbot = hanya menjawab. Agent = menalar atas tujuan, beradaptasi, dan bertindak lintas sistem dengan persetujuan di titik tepat.

Q5. Berapa biayanya & kapan balik modal?

Model: setup + langganan + opsional outcome-based. ROI bergantung baseline; banyak use case (mis. AP, procurement) menunjukkan payback cepat. Selalu dihitung terhadap baseline aktual, bukan klaim.

Q6. Seberapa cepat ada hasil?

Pendekatan land-and-expand: pilot 90 hari pada 1 proses bernilai tinggi & risiko rendah → bukti nilai → perluas. Bukan big-bang.

Q7. Bagaimana kepatuhan regulasi (PDP, sektoral)?

Governance-ready sejak awal: DPA, registrasi PSE, audit trail, HITL untuk keputusan material, pemetaan kepatuhan per sektor. Bukan nasihat hukum — direview penasihat hukum.

Q8. Apakah kami terkunci ke satu vendor?

Tidak. Abstraksi via MCP + multi-model + opsi self-host. Model dan tooling dapat ditukar.

Q9. Bagaimana dengan halusinasi model?

Dikurangi via grounding ke sumber, verifikasi silang, confidence threshold, evals berkelanjutan, dan human review untuk yang material. Diperlakukan sebagai risiko terkelola, bukan diabaikan.

Q10. Apakah kami harus "AI-ready" dulu?

Tidak harus sempurna. Mulai dari diagnostik kesiapan (Readiness); perbaiki penghambat (biasanya data & tata kelola) sambil menjalankan pilot bernilai.

Q11. Apa yang dibutuhkan dari tim kami?

Sponsor eksekutif, akses sistem (least-privilege), approver untuk gate, dan keterbukaan pada change. Sebagian besar pembangunan oleh Dobeon.

Q12. Bisakah dijalankan on-premise?

Ya — mode cloud, hibrid, atau on-prem/VPC untuk sektor sangat teregulasi. Trade-off dijelaskan di Arsitektur (topologi deployment).

Glosarium

IstilahArti
Agent AI + tools + memori + loop tujuan yang dapat bertindak (memanggil API, mengisi form, membuat PO) — bukan sekadar menjawab.
AI / LLM Model bahasa besar; mesin reasoning & generasi. "Otak" tanpa "tangan".
MCP (Model Context Protocol) Standar terbuka menghubungkan AI ke tool & data lewat antarmuka baku; konektor reusable.
HITL (Human-in-the-Loop) Pola di mana manusia menyetujui aksi sebelum dieksekusi.
Autonomy Ladder (L0–L4) Tingkat otonomi per use case: L0 manual → L4 full autonomy. Default mulai L2.
RAG (Retrieval-Augmented Generation) Menjawab/bertindak berbasis dokumen perusahaan yang diambil saat dibutuhkan.
Policy-as-code Aturan bisnis (approver, threshold, eskalasi) ditulis sebagai konfigurasi yang dijalankan agent.
Guardrail Batas & kontrol yang mencegah agent bertindak di luar yang diizinkan.
Eval Uji terukur kualitas keputusan agent (akurasi, halusinasi, biaya) untuk regresi & promote.
Computer-use Agent mengoperasikan UI aplikasi seperti manusia, untuk sistem tanpa API.
Orchestration Lapisan yang merencanakan & mengoordinasikan langkah agent secara durable (retry/resume).
Kill-switch Mekanisme menghentikan semua agent seketika.
Circuit breaker Penghentian otomatis saat anomali/error melewati ambang.
CoE (Center of Excellence) Tim pusat yang menetapkan standar, platform, dan tata kelola agent.
Three Lines of Defense Model risiko: lini-1 pemilik, lini-2 pengawas risiko, lini-3 audit independen.
TCO Total Cost of Ownership: seluruh biaya (setup, platform, run/token, manusia, change, risiko).
Prompt injection Serangan menyisipkan instruksi jahat ke input agar agent menyimpang.
Excessive agency Agent diberi izin/otonomi berlebih sehingga bisa melakukan aksi berbahaya.
DPA Data Processing Agreement — perjanjian pemrosesan data antara controller & processor.
PSE Penyelenggara Sistem Elektronik — kewajiban registrasi (PP 71/2019).
Butuh detail? Lihat Tata Kelola (risiko & kepatuhan), Keamanan (ancaman), Value Case (biaya & nilai), atau Operating Model (peran & SDM).