‹ Dobeon
Dobeon Agentic Operations
Tautan disalin ✓
DOBEON · Agentic Operations

Company of the Future

Operasional perusahaan yang dijalankan AI & Agent — Anda cukup approve lewat WhatsApp atau Telegram.

The AI-Operated Enterprise
Procurement Human Capital Finance Investasi
Dobeon Digital · PT Dobeon Cipta TeknologiMateri penawaran · 2026
Exhibit 01Executive Summary

Pindahkan pekerjaan repetitif ke agent — sisakan keputusan untuk manusia

"Sebagian besar operasional perusahaan bersifat repetitif & berbasis aturan. Agent menjalankannya end-to-end; pimpinan cukup approve di WhatsApp/Telegram — dengan autonomy bertingkat & audit trail penuh."
7
Divisi dapat di-agent-kan
29+
Alur kerja siap pakai
24/7
Operasional non-stop
L0–L4
Spektrum otonomi terkontrol

Nilai dari tiga sumbu: efisiensi tenaga, kecepatan siklus, dan skala tanpa tambah headcount linear — diperkuat tata kelola yang membuatnya bankable.

Sumber: kerangka Dobeon Agentic Operations. Angka ilustratif.01 / 22
Exhibit 02Why Now — Titik Infleksi

Tiga hal matang bersamaan pada 2024–2026

1 · Model reasoning + tool-use

LLM terbaru (Claude Opus/Sonnet 4.x) merencanakan multi-langkah, memanggil tool, & mengoreksi diri — bukan sekadar chatbot.

2 · Standar integrasi (MCP)

Model Context Protocol membakukan koneksi AI ke ERP, HRIS, akuntansi, marketplace — tanpa integrasi rapuh per-aplikasi.

3 · Kanal approval familiar

WhatsApp & Telegram sudah jadi default komunikasi bisnis di Indonesia → persetujuan terjadi di tempat pengambil keputusan berada.

Catatan jujur: otonomi penuh untuk keputusan berisiko tinggi belum realistis — kita pakai autonomy bertingkat.
Bukan hype: pendekatan konservatif yang bisa langsung dieksekusi.02 / 22
Exhibit 03Pernyataan Masalah

Operational drag di perusahaan hari ini

Enam akar masalah yang membuat operasional mahal, lambat, dan sulit diaudit.

Pekerjaan repetitif menumpuk

Entry data, rekonsiliasi, copy-paste antar sistem menyita jam produktif tim inti.

Silo sistem & data

ERP, HRIS, akuntansi, email, marketplace tidak saling bicara — manusia jadi "lem".

Approval lambat berlapis

Persetujuan tersangkut di email/rapat; keputusan tertunda berhari-hari.

Skala = tambah headcount

Tiap kenaikan volume menuntut rekrut baru — biaya naik linear, mutu bervariasi.

Pengetahuan di kepala orang

Proses tak terdokumentasi; saat orang keluar, kapabilitas ikut hilang.

Error & jejak audit lemah

Kesalahan manual mahal; sulit melacak siapa memutus apa dan atas dasar apa.

Sumber: pola umum operasional korporasi (ilustratif).03 / 22
Exhibit 04Solusi Dobeon

Agentic Operating Model — empat pilar

Bukan satu tool, melainkan model operasi baru: agent mengeksekusi, manusia memutuskan, integrasi baku, tata kelola sejak awal.

Agent yang mengeksekusi

Bukan chatbot. Agent merencanakan & menjalankan alur kerja end-to-end lintas sistem.

Manusia pada keputusan

Approve / tolak / revisi via WhatsApp & Telegram — di kanal yang sudah dipakai.

MCP sebagai tulang punggung

Satu standar koneksi ke ERP, HRIS, akuntansi, marketplace — reusable, tidak rapuh.

Tata kelola sejak hari-1

Autonomy bertingkat, audit trail penuh, kill-switch — bankable & siap diaudit.

Hasil: biaya operasional turun · siklus lebih cepat · skala tanpa headcount linear · audit-ready
Kerangka operasi Dobeon Agentic Operations.04 / 22
Exhibit 05Operating Model — Pembagian Peran

AI mengusulkan · Agent mengeksekusi · Manusia memutuskan

AI (Model)

Reasoning, analisis, ringkasan, draft, klasifikasi. Tidak punya "tangan".

Berpikir

Agent

AI + tools + memori + loop tujuan. Memanggil API, isi form, buat PO, kirim email. Bertindak.

Mengeksekusi

Manusia

Pemilik keputusan, akuntabilitas, exception. Approve / tolak / tangani.

Memutuskan
AktivitasAIAgentManusia
Riset · analisis · draft ● utama eksekusi review
Tugas reversibel bernilai rendah usul ● utama spot-check
Transaksi keuangan / kontrak siapkan siapkan ● APPROVE
Keputusan SDM (hire/fire/sanksi) data admin ● PUTUSKAN
Strategi · harga · kebijakan skenario ● PUTUSKAN
Aturan emas: reversibel → agent jalan; ireversibel/material → manusia approve.05 / 22
Exhibit 06Spektrum Otonomi

Autonomy Ladder — jantung tata kelola

Setiap use case dipetakan ke satu level. Default mulai L2; naik ke L3/L4 hanya dengan bukti akurasi. Turun otomatis jika error naik (circuit breaker).

L0 Manual
Manusia melakukan semua
L1 Assisted
AI menyarankan, manusia eksekusi
L2 Human-in-the-loop
Agent menyiapkan, manusia approve
L3 Human-on-the-loop
Agent eksekusi, manusia memantau
L4 Full autonomy
Agent end-to-end, audit berkala
Default Dobeon: semua use case mulai di L2Promote berbasis metrik, bukan optimisme
Model maturity otonomi Dobeon.06 / 22
Exhibit 07Peta Use Case

Apa saja yang bisa dijalankan agent di perusahaan

6 alur

Procurement

Pembelian, RFQ, 3-way match, vendor mgmt

6 alur

Human Capital

Screening, onboarding, cuti, payroll prep

6 alur

Finance

AP/AR, rekonsiliasi, expense, closing

6 alur

Investasi

Sourcing, due diligence, model, monitoring

5 alur

Sales & CS

Lead, CS tier-1, quotation, CRM hygiene

2 alur

Legal-Ops

Review kontrak rutin, compliance docs

2 alur

IT-Ops

Helpdesk, monitoring & incident triage

2 alur

Knowledge

Notula, action items, tanya-jawab dokumen (RAG)

29+ alur kerja terdefinisi — rinci di dokumen analisis & benchmark.07 / 22
Exhibit 08Flagship Flow — Procurement

Agent memesan, Anda approve di WhatsApp

1
Karyawan minta lewat chat/form
"Butuh 2 laptop dev, budget 15jt/unit"
2
Agent pahami spesifikasi & kebijakan
policy-as-code: batas anggaran, vendor terdaftar
3
Cari di marketplace + vendor (via MCP/computer-use)
kumpulkan 3 opsi: harga, garansi, lead time, rating
4
Cek anggaran di ERP & susun PO draft
rekomendasi terbaik + alasan
5
Kirim permintaan approval ke manajer
WhatsApp/Telegram, konteks lengkap →
6
Setelah approve: agent eksekusi
buat PO resmi, kirim vendor, jadwalkan terima, catat ledger, audit log
Agent Procurement
🛒 PO-2026-0481 · Rp 28.400.000
2× Laptop XYZ — Vendor A
Garansi 2 thn · sampai 3 hari kerja
Anggaran IT tersisa: Rp 120 jt ✓
Alasan: termurah dgn rating ≥ 4.8 & lead-time tercepat
✅ Approve ✏️ Revisi ❌ Tolak
Setiap keputusan tercatat: identitas · waktu · alasan
Level L2 — manusia approve setiap PO; pembelian rutin di bawah threshold bisa L3 (notify).08 / 22
Exhibit 09Deep Dive — Human Capital

SDM: administrasi oleh agent, keputusan oleh manusia

Use caseAgent mengerjakanGate manusiaLevel
Rekrutmen tahap awal Screening CV, jadwal interview, reminder Putuskan shortlist L2
Onboarding Buat akun, checklist, akses, training Approve akses sensitif L3
Cuti & lembur Cek saldo & kebijakan, hitung dampak Approve atasan L2
Payroll prep Kompilasi absensi, lembur, potongan APPROVE final L2
Helpdesk SDM FAQ kebijakan, surat keterangan, slip gaji Eskalasi sensitif L4
Garis merah: hire · fire · promosi · sanksi · gaji = selalu manusia
Agent menyiapkan data & administrasi — tidak memutuskan nasib orang.09 / 22
Exhibit 10Deep Dive — Finance

Finance & Accounting: proses cepat, kontrol ketat

Use caseAgent mengerjakanGate manusiaLevel
AP / AR processing OCR invoice, entry, cocokkan, jadwal bayar Approve batch bayar L2
Rekonsiliasi bank Cocokkan transaksi, flag anomali Review selisih L3
Expense & reimbursement Validasi vs policy, deteksi duplikat/fraud Approve > threshold L2/L3
Closing bulanan Kumpulkan jurnal, draft laporan, varians Review controller L2
Cashflow & forecast Tarik data, proyeksi, alert likuiditas Keputusan treasury L2
3-way match otomatis (PO–GR–invoice) + pemisahan tugas menyiapkan vs membayar
Kontrol keuangan: gate approval, batas nilai, audit trail penuh.10 / 22
Exhibit 11Deep Dive — Divisi Investasi

Investasi: agent menghapus kerja repetitif analis

Deal sourcing Scan listing/berita/DB, filter tesis, longlist L3
Due diligence awal Ekstrak metrik, comps, draft memo L2
Model keuangan Bangun dari template, sensitivitas, skenario L2
Monitoring portofolio Tarik KPI, deteksi penyimpangan, alert L3
Laporan investor Susun update dari data live L2
Pantau pasar/regulasi Ringkasan harian otomatis L4

Selaras dengan use case nyata Dobeon: Direktori RS (deal sourcing akuisisi) sudah berjalan di CMS.

  • Agent meng-ingest listing & menstandarkan skema
  • Mengisi pipeline: draft → negosiasi → DD → closing
  • Analis fokus ke judgement, bukan tabulasi
Bukti: produksi, bukan slideware
Lihat Direktori RS & pitchdeck akuisisi pada CMS Dobeon.11 / 22
Exhibit 12Use Case Tambahan

Sales/CS · Legal-Ops · IT-Ops · Knowledge

Sales & Customer Service

Lead qualification & routing · CS tier-1 (jawab & eskalasi) · quotation dari price-list · CRM hygiene otomatis.

Legal-Ops

Review kontrak rutin vs playbook klausul · flag risiko & draft redline · reminder kedaluwarsa izin/sertifikat.

IT-Ops

Helpdesk L1 (reset password terverifikasi, provisioning) · monitoring & incident triage · jalankan runbook aman.

Knowledge & Koordinasi

Notula & action items rapat · kejar status · tanya-jawab dari dokumen perusahaan (RAG) — pengetahuan jadi aset, bukan di kepala orang.

Pola yang sama: agent eksekusi rutin · manusia tangani exception & yang sensitif
Daftar lengkap 29+ alur ada di dokumen analisis.12 / 22
Exhibit 13Arsitektur Referensi

Lima layer — berbasis kapabilitas, bukan vendor tunggal

Kanal Manusia
Layer 1
WhatsApp Business API · Telegram Bot · Email · Dashboard CMS
Orchestration & Policy
Layer 2
Planner/Router · policy-as-code · workflow durable · HITL gates · kill-switch
Reasoning (Model)
Layer 3
Claude Opus/Sonnet 4.x · open-weight (Hermes/Llama) untuk data sensitif
Tool / Integration — MCP
Layer 4
Konektor baku: ERP · HRIS · Akuntansi · Marketplace · Computer-use untuk sistem tanpa API
Memory · Guardrail · Audit
Layer 5
Vector DB (RAG) · logging tiap aksi · evals · PII redaction · cost control
Manusia → approval bus → orchestration → reasoning → tools (MCP) → audit
Setiap aksi melewati guardrail & tercatat di audit log.13 / 22
Exhibit 14Infrastruktur — Kandidat Teknologi

Pemetaan kapabilitas → tooling (Hermes · MCP · computer-use)

KapabilitasKandidatUntuk
Reasoning frontier Claude Opus / Sonnet 4.x Tugas reasoning kompleks
Reasoning self-host Hermes (open-weight) · Llama On-prem / data tak boleh keluar
Integrasi tool (standar) MCP — Model Context Protocol Konektor reusable lintas use case
Operasi UI tanpa API Computer-use / browser-agent Marketplace & sistem lawas
Orkestrasi durable LangGraph · Temporal Workflow retry & resume
Approval bus (HITL) WhatsApp Cloud API · Telegram Approval 1-klik
Control plane & audit CMS Astro + Postgres (Neon) Sudah dimiliki Dobeon
Baku & stabil: MCP + Claude Perlu validasi vendor: nama produk computer-use / open-weight tertentu Model-agnostic — opsi self-host untuk data sensitif
Pendekatan jujur: sebagian nama produk adalah kandidat yang diverifikasi saat seleksi vendor.14 / 22
Exhibit 15Batas Kemampuan

Apa yang AI/Agent BISA & TIDAK BISA

✓ BISA (dan unggul)

  • Tugas berbasis aturan & berulang dalam volume besar
  • Membaca & meringkas dokumen panjang (kontrak, invoice, CV)
  • Mengorkestrasi banyak sistem sekaligus, 24/7
  • Draft pertama apa pun: email, memo, PO, laporan, model
  • Pemantauan & alerting atas anomali data

✕ TIDAK BISA / TIDAK BOLEH tanpa manusia

  • Akuntabilitas legal & fidusia (tanda tangan, komitmen mengikat)
  • Keputusan ireversibel berisiko tinggi (transfer besar, PHK, M&A)
  • Penilaian etis & empati tinggi (komplain sensitif, krisis)
  • Menjamin kebenaran mutlak — wajib verifikasi & sumber
  • Bertindak di luar guardrail — harus eskalasi, bukan menebak
Mode kegagalan (halusinasi, aksi keliru, prompt injection) ditangani by design — lihat tata kelola
Kejujuran soal batas = fondasi kepercayaan.15 / 22
Exhibit 16Human-in-the-Loop

Desain persetujuan yang membuat ini aman

  • 1Setiap approval menyertakan konteks lengkap: apa, berapa, kenapa direkomendasikan, dampak anggaran, alternatif.
  • 2SLA & eskalasi: tak direspons dalam X jam → naik ke atasan/backup.
  • 3Keputusan (approve/reject/revise) tercatat: identitas, waktu, alasan.
  • 4Aksi ireversibel selalu butuh approval — tidak ada auto-execute.
  • 5Kill-switch: satu tombol hentikan semua agent; circuit breaker saat anomali.
Threshold persetujuan (contoh)
< Rp 2 jt
Auto (L3)
Rp 2–50 jt
1 approver
> Rp 50 jt
2 approver

Threshold dikonfigurasi per perusahaan (policy-as-code).

Approval terjadi di WhatsApp/Telegram — kanal yang sudah dipakai.16 / 22
Exhibit 17Tata Kelola, Risiko & Keamanan

Dirancang bankable & siap diaudit sejak hari-1

Autonomy bertingkat

Mulai L2 (approve dulu); naik ke L3/L4 hanya dengan bukti akurasi.

Human-in-the-loop

Aksi ireversibel selalu butuh approval manusia — tanpa kecuali.

Least-privilege

Tiap agent hanya punya akses tool yang diperlukan tugasnya.

Audit trail penuh

Setiap aksi tercatat: siapa/agent, apa, kapan, atas dasar apa.

Pemisahan tugas

Yang menyiapkan ≠ yang mengeksekusi pembayaran; manusia memutus.

Kill-switch & circuit breaker

Satu tombol hentikan semua agent; auto-stop saat anomali.

Least-privilegePII redactionRBACImmutable audit logOpsi self-host
Kepatuhan regulasi sektoral via policy-as-code + pendampingan ahli.17 / 22
Exhibit 18Benchmark

Mengapa "agent" mengalahkan RPA klasik

DimensiRPA klasikAgentic (Dobeon)
Cara kerja Rekam-ulang langkah kaku Reasoning atas tujuan; adaptif
Saat UI berubah Patah Menyesuaikan
Exception Gagal → manusia Menalar / eskalasi terstruktur
Pemahaman dokumen Lemah Kuat (LLM)
Approval Eksternal / portal Built-in HITL via chat
vs Coupa/Ariba: agent-first, approval di WhatsApp — bukan portal berat vs Copilot/Glean: kami bertindak, bukan sekadar menjawab
Lanskap: framework (LangGraph/Temporal), RPA, procurement SaaS, AI assistant.18 / 22
Exhibit 19Eksekusi · Timeline 12 bulan+

Land-and-expand, bukan big bang

0
Mgg 1–4
Assess
Audit proses, pilih 2–3 quick win, desain guardrail
1
Bln 2–3
Pilot
Bangun 1–2 agent (Procurement + Finance) di L2
2
Bln 4–8
Scale
Tambah HC, Investasi, CS — orkestrasi lintas-agent
3
Bln 9–12
Optimize
Promote ke L3/L4, integrasi penuh ERP/HRIS
4
12 bln+
Compound
Agent baru on-demand — perusahaan jadi agent-native
Buktikan di 1 proses bernilai tinggi & risiko rendah → perluas
Timeline indikatif · disesuaikan kompleksitas & kesiapan sistem klien.19 / 22
Exhibit 20Value Case & Model Komersial

Dari mana nilainya — dan bagaimana kami dibayar

Lima sumber nilai
  • Efisiensi tenaga — jam administratif repetitif berkurang signifikan.
  • Kecepatan siklus — procure-to-pay, hire-to-onboard, closing lebih cepat.
  • ฿Penghematan langsung — procurement disiplin, hindari maverick buying.
  • Kualitas & kepatuhan — error turun, audit lengkap, fraud cepat terdeteksi.
  • Skala non-linear — volume naik tanpa tambah headcount linear.

Setup / Transformasi

Assess + bangun agent pertama. Biaya proyek tetap.

Platform / Langganan

Per agent · per workflow · per volume transaksi.

Outcome-based

Bagi-hasil dari penghematan terverifikasi (mis. % saving procurement).

Angka ROI ilustratif — divalidasi dengan baseline aktual klien sebelum jadi komitmen.20 / 22
The Ask

Mulai dengan satu pilot — buktikan nilainya dalam 90 hari

Pilih 1–2 proses bernilai tinggi (mis. procurement & AP). Kami bangun agent di L2, jalankan shadow→live, ukur ROI. Perluas dari bukti, bukan janji.

"Agent menjalankan operasional. Anda cukup approve lewat WhatsApp."

Dobeon Digital · info@dobeon.com · +62 857-3113-7373
Strictly Private & Confidential — angka ilustratif; divalidasi dengan baseline klien sebelum komitmen.
navigasi · F presentasi
01 / 22